You Are Reading

2

KISAH FIRA MUNGIL #4 SOPAN SANTUN

Azmi Azhari Senin, 13 Desember 2010 , , ,

 Oleh: Azmi Azhari
Fira anak kecil berumur 2 tahun itu kini sedang asyik bersama mamahnya. Terlihat ada buku yang penuh gambar disana. Fira sedang belajar membaca bersama mamahnya.

Mamah Anna sengaja berada di rumahnya pagi ini, karena Mamah memang tidak ada agenda hari itu. Papah Arie berada di ruang tamu menemani teman kantornya, nampaknya ada keperluan.

Di ruang baca, mamah Anna mengajari Fira membaca. Dia mengajari satu persatu kata yang ada di buku itu. Dia sangat sabar sekali.

“Ini Budi, Ini Bapak Budi”

“Ini Bu.. Di.. Ini Bapak Bu.. Di” sahut Fira.

“Mamah, Budi siapa si mah.. ko ada di Buku?” tanya Fira.

Mamah tersenyum menatap anaknya berkata demikian.

“Sayang, Budi itu adalah Be uu de ii” jawab mamahnya sambil tertawa.

Fira tersenyum juga terliat giginya.

“Ayo sayang, lanjut ke halaman selanjutnya!” Mamah menyuruh Fira.

Fira pun membuka halaman baru. Fira memperhatikan sesuatu. Tampaknya dia penasaran setelah membuka halaman ini.

“Mah, Budi cium tangan sama papahnya!!” Fira melihat gambar itu.

“Budi sayang banget ya sama papahnya!” Fira sambil melamun.

Mamah teringat kejadian kemarin pertemuan dengan pak Andi dan anaknya Detha, Fira meniru Detha mencium tangannya, dan Fira juga mencium tangan papahnya. Mamah kemudian mengelus rambut Fira yang hitam. Fira terlihat senang saat orang tuanya mengelus rambutnya.

Mamah menceritakan sesuatu.

“Sayang, Budi itu sopan sama papahnya”

Fira mendengarkannya.

“Sopan itu adalah sikap terpuji”

Fira mengangguk tampaknya dia paham.

Fira kemudian membuka halaman lagi. Fira melihat Budi melewati papahnya dengan merunduk. Dia mengangguk untuk kedua kalinya.

“Fira,,,,, Fira,,,,, ” terdengar ada suara anak kecil dari pintu depan.

Fira meninggalkan mamahnya. Dia menuju pintu depan. Mamah berjalan dibelakang Fira.

Belum sampai pintu depan, anak kecil itu menuju Fira yang masih berada di ujung ruang tamu.

“Heh, gk boleh!!!!” Fira sedikit berteriak.

Papah Arie dan temannya yang dari tadi berada diruang tamu berpindah perhatian ke Fira.

“Kata mamah, kalau mau masuk harus ijin dulu!!”

Mamah yang berjalan di belakang Fira tampaknya kaget.

“Eh, iya..” jawab Dede. Teman Fira, Anak Bu Rahma yang mengambil bunga Fira kemarin.

“Dede, masuk aja de.. “ mamah Fira kemudian menyuruh dede masuk.

Dede kemudian masuk dan melewati papah Arie dan temannya.

“DEDE!!!!!!!!!! Gk boleh gitu....” Fira berteriak.

Dede nampaknya kaget dengan ucapaan Fira yang keras.
Fira kemudian menyuruh dede kembali ke pintu depan dan Fira menyusulnya. Fira nampaknya melakukan sesuatu dan Dede menirunya.

Fira dan Dede merunduk melewati papah Arie dan temannya. Fira mempraktekkan yang ada di gambar bukunya persis.

Mamah Anna, Papah Arie dan temannya kaget.
Mamah tertawa.

“Fira, kamu ada-ada aja!”

“Jangan galak2 sayang!” Mamah menasehatinya.
Papah Arie menuju mamah, tampaknya bertanya sesuatu.

Setelah itu, Papah Arie menuju temannya dan bercerita kalau anaknya tadi membaca buku yang diajarkan Mamah Anna.

Papah Arie dan temannya tertawa....

*****

Fira kemudian menyuruh Dede masuk ke ruang tengah. Dede nampaknya membutuhkan Fira. Dede matanya berkaca-kaca. Nampaknya, dia mau menangis. Ada sesuatu yang terjadi.

*Bersambung.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

ceritanya lucu cocok untuk anak anak deh..mantap

humaini_hd mengatakan...

bagus ceritanya kaka

terus berkarya kaka

Poskan Komentar

Harus bin wajib isi komentar.. oke.. hehe

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 
Copyright 2010 FIKSI